Perbedaan Perusahaan Jasa dan Dagang
Saat ini, dunia bisnis semakin berkembang pesat, ada berbagai jenis perusahaan yang beroperasi. Sebagai seorang pengusaha yang ingin memulai usaha penting untuk mengetahui jenis perusahaan seperti apa yang akan dijalankan, sebagai penyedia jasa atau hanya ingin jualan barang saja tanpa harus membuatnya.
Dalam dunia akuntansi, ada dua jenis perusahaan utama yang sering digunakan yaitu perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Meskipun keduanya bertujuan untuk meraih keuntungan, mereka memiliki perbedaan mendasar dalam cara mereka mengelola transaksi keuangan mereka.
Jadi, apa saja perbedaan mendasar antara keduanya? Mari kita simak lebih dalam untuk mengetahui apa yang menjadi perbedaan dari masing-masing perusahaan ini!
Apa Itu Perusahaan Jasa?
Perusahaan Jasa adalah salah satu jenis perusahaan yang ada di Indonesia, seperti namanya jasa berarti perusahaan ini menawarkan dan menyediakan jasa atau layanan kepada pelanggan. Dalam perusahaan jasa tidak ada barang yang dijual, tetapi jasa atau layanan yang akan kalian jual kepada pelanggan.
Contohnya ketika anda memesan makanan secara online berarti anda sedang memakai jasa dari perusahaan tersebut, saat ini sudah banyak contoh perusahaan jasa yang ada di Indonesia seperti salon, firma hukum, konsultan pajak, agensi perjalanan, ojek online, dan masih banyak lagi.
Apa saja ciri-ciri perusahaan jasa?
1. Produk dari perusahaan jasa adalah sebuah layanan yang tidak bisa disentuh atau dirasakan fisiknya.
2. Karena perusahaan jasa menawarkan sebuah layanan berupa jasa perusahaan ini tidak memiliki persediaan barang.
3. Pendapatan berasal dari layanan jasa yang diberikan kepada pelanggan.
4. Biaya Utama berupa gaji tenaga kerja dan biaya operasional lainnya.
2. Karena perusahaan jasa menawarkan sebuah layanan berupa jasa perusahaan ini tidak memiliki persediaan barang.
3. Pendapatan berasal dari layanan jasa yang diberikan kepada pelanggan.
4. Biaya Utama berupa gaji tenaga kerja dan biaya operasional lainnya.
Ada 3 contoh soal yang sering terjadi di dalam perusahaan jasa, apa saja contohnya pahami soal dibawah ini!
Pada tanggal 1 Februari 2024 Tuan Mery memberikan uang tunai sebagai modal awal perusahaan sebesar Rp 250.000.000.
Jurnal:
Debit: Kas Rp 250.000.000
Kredit: Modal Rp 250.000.000
Pada tanggal 12 Mei 2024 Salon Mery memberikan layanan cat rambut dan potong rambut senilai Rp 1.200.000 secara tunai.
Jurnal:
Debit: Kas Rp 1.200.000
Kredit: Pendapatan Jasa Rp 1.200.000
Pada tanggal 15 Juni 2024 Salon Mery membayar secara tunai gaji karyawan sebesar Rp 2.500.000.
Jurnal:
Debit: Beban Gaji Rp 2.500.000
Kredit: Kas Rp 2.500.000
Apa itu perusahaan dagang?
Perusahaan Dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya jual beli barang dagang tanpa merubah bentuk, warna, dan rasa. Di Indonesia sendiri sudah sangat banyak perusahaan dagang yang beroperasi, seperti supermarket, toko baju, warung kelontong, toko alat tulis, dan masih banyak lagi.
Perusahaan dagang membeli produk dari tempat lain kemudian menjual kembali produk tersebut. Ada perbedaan antara perusahaan dagang dan jasa yang sangat terlihat dari segi pencatatan akuntansi, yaitu pada saat penjualan produk perusahaan dagang harus mencatat harga pokok penjualan (HPP) di jurnal akuntansi.
Apa saja ciri-ciri perusahaan dagang?
1. Produk dari perusahaan dagang adalah barang dimana barang adalah produk berwujud.
2. Dalam pencatatan akuntansi perusahaan dagang memiliki kartu persediaan dengan metode yang sudah ditentukan oleh perusahaan.
3. Pendapatan berasal dari penjualan produk.
4. Adanya pencatatan harga pokok penjualan pada saat menjual barang dagang.
5. Adanya pencatatan PPN bagi Perusahaan Kena Pajak (PKP) pada saat membeli produk dan menjual produk, tarif PPN tergantung peraturan perpajakan pada tahun tersebut.
Dalam Akuntansi bagaimana pencatatan jurnal perusahaan dagang?
Pada saat membeli barang dagang:
Pada tanggal 1 Mei 2024 PT Meriah, membeli barang dagangan secara kredit dari PT. Berkilau sebesar Rp 20.000.000, termin 2/10,n/30, dikenakan PPN 11%.
Jurnal:
Debit: Persediaan barang dagang Rp 20.000.000
PPN Masukan Rp 2.200.000
Kredit: Utang dagang Rp 22.200.000
Pada saat menjual barang dagang:
Pada tanggal 7 Mei 2024 PT Meriah menjual barang dagangan kepada PT Dina secara kredit sebesar Rp 3.000.000, termin 1/10, n/30, dikenakan PPN 11%.
Jurnal:
Debit: Piutang dagang Rp 3.330.000
HPP Rp 700.000
Kredit: PPN Keluaran Rp 330.000
Penjualan Rp 3.000.000
Persediaan barang dagang Rp 700.000
Bagaimana sekarang jadi lebih paham perbedaan perusahaan jasa dan dagang kan? yang pasti perbedaanya bisa langsung dilihat dari aktivitas perusahaan tersebut, kalau tidak ada produk yang dijual berarti perusahaan jasa tetapi kalau ada produk yang dijual tanpa diubah kembali maka perusahaan dagang. Perusahaan jasa berfokus pada memberikan layanan kepada pelanggan, sementara perusahaan dagang berfokus pada penjualan barang. Perbedaan ini akan menentukan cara operasional perusahaan mulai dari strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan persediaan, hingga target pasar yang akan dituju.

Komentar
Posting Komentar